Kedai Puisi

Tempat Sastra Nonfiksi Dibuat dan Diapreasisi

  • Tentang Kedai Puisi

    Blog ini merupakan media apresiasi karya-karya nonfiksi, khususnya puisi, yang mengajak kita bersama-sama berburu keindahan.
  • Tentang Penjaga Kedai

    Hai, panggil saja saya Rori. Tapi ... aw, sebelumnya tolong jauhkan kursor itu dari hadapan saya. Terima kasih ....

    Moch. Asrori menulis cerpen, esai dan puisi di media-media lokal maupun nasional. Alumnus Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unesa ini pernah mendapat penghargaan seperti Juara I Lomba Menulis Cerpen se-JBSI Unesa 2003, Peringkat III Penulisan Cerpen Peksiminal Jawa Timur 2004, Juara I Menulis Esei dan Juara II Menulis Puisi dalam Reading SGG di HUT Surabaya 2005. Dan prestasi-prestasi lainnya.

  • Add to Technorati Favorites

    Poetry Art Blogs - BlogCatalog Blog Directory

    Warung Fiksi

    Kedai Puisi

    Kamus Warung Fiksi

Archive for February 14th, 2008

Menelisik Bilik Pulau Penyengat

Posted by Mochammad Asrori on February 14, 2008

Suatu ketika ada saudagar yang hendak mampir mengambil air di sebuah pulau yang kaya pasokan air tawar di bagian Selatan Semenanjung Tanah Melayu. Tapi, tiba-tiba saudagar tersebut diserang ribuan lebah yang tersembunyi di pepohonan. Maka dinamailah pulau itu ‘Penyengat’. Pulau yang menyimpan sejarah kejayaan imperium Melayu diawal abad ke-19 merupakan tonggak perkembangan sastra dan budaya Melayu di Riau khususnya, dan di Nusantara pada umumnya. Di saat kegiatan tulis menulis belum begitu dikenal di Nusantara, sejarah mencatat tahun 1890-an dua buah percetakan yakni Mathba’atul Al Riauwiyah dan Mathba’atul Al Ahmadi dibangun untuk menerbitkan karya-karya yang dihasilkan oleh para sastrawan. Read the rest of this entry »

Posted in indonesia, puisi | 3 Comments »