Kamis malam, tanggal 13 November di Atrium Plasa Senayan Jakarta, “Jantung Lebah Ratu” milik Nirwan Dewanto dinobatkan sebagai pemenang penghargaan Khatulistiwa Literary Award (KLA) untuk Kategori Puisi. Menurut Hamsad Rangkuti “Jantung Lebah Ratu” mewakili spirit sastra yang serius dan matang. Pernyataan tersebut sekaligus kritik terhadap banyak bermunculannya penulis sastra muda yang cenderung gemar bermain akrobat kata-kata dan mementahkan gagasan yang bernas dan sublimasi bahasa sebagai hal terpenting. Tapi apa semua setuju dengan pernyataan tersebut? Read the rest of this entry »
Archive for the ‘berita’ Category
KLA Untuk Jantung Lebah Ratu
Posted by Mochammad Asrori on November 20, 2008
Posted in berita, indonesia, puisi, woro-woro | Tagged: indonesia, jantung lebah ratu, nirwan dewanto, puisi, sastra khatulistiwa | 2 Comments »
Kerikil Kecil Pena Kencana Award
Posted by Mochammad Asrori on March 18, 2008
Saya mungkin tidak akan melirik sekedip pun Pena Kencana Award 2008 jika tak ada sebuah nama yang nangkring di atas daftar 100 puisi Indonesia terbaik, yaitu A. Muttaqin, seorang teman kuliah yang aktif di KRS (komunitas Rebo Sore). Jadilah saya ikut membaca keseluruhan ulasan-ulasan mengenai ajang satu ini. Ajang gres bagi karya-karya terbaik para penyair dan cerpenis yang dipungut dari 12 koran lokal dan koran nasional di Indonesia sepanjang tahun 2006-2007. Ajang yang kemudian menelurkan dua buah buku, 20 Cerpen Indonesia Terbaik 2008 dan 100 Puisi Indonesia Terbaik 2008 yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama. Read the rest of this entry »
Posted in berita, indonesia, puisi | 5 Comments »
Puisi Rupa: Pemberontakan Estetika Puisi Modern
Posted by Mochammad Asrori on February 4, 2008
Jika orang menyebut seni lukis, seni rupa, seni sastra, dsb., dalam bagian yang berpetak-petak, tidak demikian dengan Made Wianta. Ia menekuni puisi rupa bertahun-tahun tanpa rasa jenuh. Baginya, tak ada lagi batasan dalam berkesenian, melintasi batas seni rupa ke seni sastra, atau sebaliknya. Semuanya murni demi kepentingan kepuasan. Keasyikan berkesenian yang menjungkirbalikkan orientasi umum untuk menjadi seorang penyair yang dikenal masyarakat. Ia siap tidak populer. Read the rest of this entry »
Posted in berita, indonesia, puisi | 4 Comments »
Sekarung Pikulan Cak Nun di Kota Pahlawan
Posted by Mochammad Asrori on November 28, 2007
Tiga bulan terakhir Emha Ainun Najib, yang akrab disapa Cak Nun, rutin menggelar tiga kali pertemuan bersama Bangbang Wetan di halaman gedung Balai Pemuda Surabaya. Tajuk acaranya adalah diskusi seputar permasalahan yang meruap di Jatim, namun yang hadir di sana lebih senang mengatakannya sebagai aktifitas ngaji. Terakhir tanggal 27 November 2007 kemarin, Cak Nun hadir didampingi aktivis pemerhati kali (sungai) Surabaya, perwakilan dari korban lumpur Sidoarjo, korban kebakaran Pasar Turi Surabaya, dan juga korban masalah tanah Mrutu, Ujung, Surabaya. Mereka semua mendampuk Emha Ainun Najib untuk turut di garda depan memperjuangkan nasib mereka. Read the rest of this entry »
Posted in berita, essay, jawa, puisi | 8 Comments »





